VR akan menjadi tercbosan besar teknologi

Sejumlah pihak menlradari bahwa VR akan menjadi tercbosan
besar teknologi selanj utnYa. Selain Facebook, Sonlr Computer
Entertainment (SCE), misalnya, juga telah mengembangkan Perangkat yang sama untuk dunia game. Headset keluaran Sorry. Project Morpheus, telah diperkenalkan pada
2014 lalu. Selanjutnyil, Sony telah mengembangkan Playstation G. yang menggabungkan PlaYStation 4 dengan PlayStation Camera dan ditambah Leknologi a udio riga dimensi. Dengan kontroler PlayStation Move (PS Move) atau DualShock,
pemain daPat menjelajahi dunia virtual, sekallgus berinteraksi dengan karakter iain dalam game. Teknologi
ini memungkinkan Prengguna mendapatkan Pengalaman fl sik
selama bermain game. Pengguna seolah-olah masuk clalam dunia baru ketika bermain game .Samsung juga telah meluncurkan Samsung ,
dan sebelumnYa, Google telah
mengeluatkan Google Ca rdboa rd

sebagai perangkat VR sederhana untuk
digunakan Pada Ponsel

Tahun zor6 diyakini berbagai kalangan
akan menjadl lahun terobosan bagi
VR untuk memulai eranYa sebagai
teknologi mainstream. Pertengahan
tahun ini, misalnYa, SonY akan
melempar PlayStatlon VR ke pasaran’
oculus Rift telah membuka Pre-
order sejakJanuari zor5 laiu. Mereka
membandrol produknya dengan harga
sekitarUS$ 599 atau RP 7,Bjuta. HTC
Vive, juga memasarkan perangkat yang
sama tahun ini. Awal Maret ini HTC
juga telah membuka pre-order untuk
produk yang akan dilePas dengan
harga Rp rojuta.

LuckeY menjual Oculus kepada Facebook

Pada 2014, LuckeY menjual Oculus kepada Facebook seharga US$ 2 miliar atau Rp 24 triliun. “suatu hari, saya yakin bahwa immerse augmented realir.l akan menjadi bagian dari kehidupansehari-hari miiyaran orang,” ujar lr4arkZuckerberg, si empunya Facebook saat mengumumkan akuisisi Oculus Pada
Maret zoI4. Facebook rnellhat virtual rea1iry seba gai platt om t computing besar selanjutnYa.virtual Reality (VR) atau Realitas Maya bukan konsep bam. Teknologi ini telah dikembangkan oleh banyak Pihak selama lebih dari dua dlekade. “Semua bagian yang membuat VR terwujud dan semakin canggih t,elah dikeriakan
oleh industri antara lain telepon mobile dan game tanFra ada Yang benar-benar memperlLatikan,” ujar Prof Bob Stone, Veteran VR dan Di recrol of
the University of Birmingham’s Human
lnterface Technologies Team.

Tempat di mana ia bisa bergerak

Tempat di mana ia bisa bergerak, menyentuh, mencengkram, dan memaniPulasi objek dengan tanganvirtuai-ia hanYa Perlu menekan atau mengePalkan tangannYa Yang memegang sarung tangan kontrol’ Dengan headset Yang ia kenakan, ke mana pun ia memandang, Yang tampak adalah lingkungan digitalnya’Dunia virtual LuckeY daPat berada di belahan bumi mana Pun. ArlinYa,
meski ia memiliki anggota tim dalam game pertempuran di seberang lautan, dalam dunia digital itu Luckey bisaberinteraksi seolah-olah mereka berdekatan.”Teknologi ini amat keren sehingga bisa membuatAnda seperti berada dalam
game sungguhan. Ini meruPakan kombinasi bagaimana tampil maksimaldalam game. Kecintaan saya terhadap flksi sains melahirkan ide-ide gila tentang vrrtual reality” ujar Luckey seperti dikutiP dad TelegraPh.Luckey adalah Penemu Oculus Rift-perangkat beruPa headset dan kontroler tangan Yang berfungsi mengirim pengguna ke dunia virlual’ Headset miriP kaca mata ski ini memiliki senso r getak (accelerometer) dan giroskoP Yang tersambung ke dalam game, sehingga ketikapenggunaakanmemutar kePala, PandangannYa mengikuti gerakan kepala, baik ke atas, ke bawah, atau memutar 35o derajat’Setiap gerakan halus kepala, bahkan
tubuh, akan terlacak secara real time sehingga memberikan Pengalaman nyata dalam game.

Istilah disgrafia

Pernahkah Anda mendengar istilah disgrafia? Anak penderita disgrafia adalah anak berkebutuhan khusus (Children with special education need). Penderita disgrafia merupakan anak yang mendapat kesulitan dalam menuliskan atau mengekspresikan
pikiran dan perasaannya ke dal.am bentuk tutisan. Anak-anak disgrafia tidak bisa menyusun kata-kata dengan baik dan tidakbisa mengkoordinasikan motorik hatusnya (tangan)
untuk menutis. Dengan kata lain anak disgrafia adalah anak yang
mengalami kesutitan datam belajar menulis (learn ing disorder).

Anak-anak disgrafia o[eh guru sering
dianggap sebagai anak bodoh, anak
matas betaiar, dan anak nakat. Akibatnya
baik guru maupun anak menladi
frustasi. PadahaL sebenarnya
anak-anak disgrafia sama dengan
anak-anak normal [ain. Mereka juga
ingin dapat menutis seperti anakanak
normal [ainnya. Hanya saja
anak-anak disgrafia ini mengalami
hambatan datam mengungkapkannya
ke dalam bentuk tulisan. Yang
per[u dipahami bahwa, anak disgrafia
wataupun mengalami hambatan
dalam menutis, tetapi bisa saja normaIdalam
berbicara dan normaIda[
am kemampuan [ainnya.

Metode demonstrasi (unjuk kerja) sangat positif

Metode demonstrasi (unjuk kerja) sangat positif untuk melihat [angsung sejauh mana ketercapaian hasil suatu materi pembetajaran. Dengan melakukan unjuk kerja dapat diketahui bagaimana ketercapaian hasil, bagaimana upaya perbaikan, serta bagaimana kemungkinan kreativitas pengembangannya. Metode ini banyak dapat diterapkan di berbagai materi, seperti melipat, mewarnai, bermain drama, mengerjakan suatu rangkaian, bidang bahasa, sastra, seni, sains, dan sebagainya.Memajang Karya Siswa
Karya siswa dapat dipajang di ketas ditempel. pada mading(majalah dinding) di dalam ketasmaupun mading di luar ketas, atau digantung di dalam ketasuntukjangka waktu tertentu. Halini bentuk penghargaan terhadap kreativitas siswa, seberapa pun kadar kemampuan mereka berkarya, baik dalam bentuk tulisan maupun gambar atau karya cipta lainnya. Kadar penghargaan seperti ini tampaknya masih sangat larang di keLaskeas lndonesia.

« Older Entries